#my second life#

#my second life#

Minggu, 09 Maret 2014

IT dan Dunia Pendidikan



PEMANFAATAN  IT TERHADAP PERKEMBANGAN DUNIA PENDIDIKAN

Sudah saatnya generasi masa kini harus ‘melek’ teknologi. Teknologi yang ada saat ini, memiliki banyak sekali manfaatnya, diantaranya adalah untuk berjualan, ajang promosi, media belajar, media pencari informasi atau sekedar untuk berjejaring. SEO atau kepanjangan dari (Search Engine Optimization) adalah suatu cara atau teknik untuk membuat situs atau blog kita berada pada halaman/posisi pertama/satu di mesin pencarian (search engine) seperti Google, Bing, dan Yahoo.

SEO memiliki banyak keuntungan, diantaranya adalah :
1.        Mendatangkan pengunjung  yang banyak
        Kita semua pasti tahu, jika situs blog berada pada halaman satu di search engine pasti akan mendatangkan pengunjung yang sangat besar, tergantung pada keyword yang kita target
2.    Meningkatkan penjualan
        Jika suatu situs menjual produk atau barang misal seperti toko bagus.com, yang menjual berbagai aneka barang baru atau bekas lainnya, jika ada orang yang mencari di google dengan keyword “mobil murah” kemudian situs tersebut peringkat satu, maka toko bagus tersebut akan mendapatkan penjualan dari hasil SEO tersebut
3.    Meningkatkan daya saing
Mudah saja untuk keuntungan SEO yang satu ini, jika posisi suatu situs lebih tinggi maka secara otomatis daya saingnya pun akan lebih tinggi.

Metode SEO :
1.        Pemanfaatan media sosial
Media sosial yang saat ini berkembang, sangat membantu di dalam pengoptimalan SEO. Semakin sering dan semakin banyak orang yang mengetahui produk yang kita tawarkan maka akan akan mendatangkan banyak keuntungan untuk kita.
2.        Menggunakan link untuk menggangkat web
Dengan link building ini, maka cakupan kita untuk berjejaring semakin luas. Dengan begitu maka banyak orang yang mengetahui barang atau jasa apa saja yang bisa kita tawarkan untuk mereka.
3.        Pemilihan link-link populer
Link-link yang populer di kalangan masyarakat, akan mempermudah memasarakan barang dan jasa tawarkan. Kenapa?? Keyword nya sudah banyak di kenali banyak orang.
4.        Pemilihan judul harus ramah SEO,  label harus ramah SEO

Ikan, Laron & Semut - Fatih







Membangun Media Belajar Berbasis ICT





Haruskah menjadi Guraru (Guru Era Baru)?? Jawabanya sudah tentu harus. Kenapa?? Karena peradaban manusia semakin hari semakin berkembang pesat. Maka dari itu, sudah saatnya dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan media bantu seperti ICT menjadi sesuatu yang penting.

ICT untuk Edukasi :
1.    ICT dan perkembangan terakhir (vision)
2.    ICT / E-Learning salah satu cara mengatasi masalah pendidikan
3.    Computer Based Learning, Computer Assisted Learning
4.    Distance Learning
5.    Pembelajaran lebih menarik dan interaktif

Mengapa Menggunakan ICT :
1.    PBM (Proses Belajar Mengajar)
2.    Materi Abstrak (diluar pengalaman sehari-hari)
3.    Materi jadi sulit dipahami
4.    Visualisasi dan Simulasi
5.    Interaktif dan Multimedia

Berdasarkan hasil penelitian di US : proses belajar mengajar yang dibantu alat peraga meningkatkan efisiensi 47 %, di bantu ICT meningkatkan efisiensi 93%

6. Kekuatan hypertext (dibandingkan buku)
7. Memudahkan memilih, mensitesa, dan mengkolaborasi
8. Komputer dapat mengakomodasi siswa lamban belajar
9.  Penggambaran ulang object belajar dan pola pikir siswa
10. Meningkatkan retensi / daya ingat siswa dengan belajar secara mulitimedia

Ada banyak kegunaan jika dalam kegiatan belajar mengajar dibantu oleh ICT, di antaranya :
v Memperjelas pesan agar tidak verbalis
v Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan tenaga
v Menimbulkan gairah belajar, interaksi langsung antara siswa dan sumber belajar
v Memungkikan siswa belajar mandiri, sesuai bakat, keterampilan visual, audiotori, dan kinestetiknya.
v  Memberikan rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman, dan menimbulkan persepsi yang sama

Karakteristik Media Belajar Berbasis ICT

Sebuah pepatah menyebutkan “I hear I forget, I see I know, I do I Understand

Penelitian De Porter mengungkap manusia dapat menyerap suatu materi sebanyak 70% dari apa yang dikerjakan, 50% dari apa yang di dengar dan di lihat (audio visual), sedangkan dari apa yang dilihatnya hanya 30%, dari apa yang di dengarnya hanya 20%, dan dari yang dibaca hanya 10%.

Kontribusi Media Pembelajaran :
*   Penyampaian pesan pembelajaran dapat lebih terstandar
*   Pembelajaran dapat lebih menarik
*   Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan menerapkan teori belajar
*   Waktu pelaksanaan pembelajaran dapat diperpendek
*   Kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan
*   Proses pembelajaran dapat berlangsug kapan pun dan dimana pun diperlukan
*   Sikap positif siswa terhadap materi pembelajaran serta proses pembelajaran dapat ditingkatkan
*   Peran guru berubah ke arah yang positif

-semoga bermanfaatt-

Sabtu, 08 Maret 2014

Contoh Blue Print Sekolah Alam ( Nature School of Butterfly)


NATURE SCHOOL OF BUTTERFLY
JL. MANGGA KAV 12 A RT 01 / RW 003 NO. 58 SUKAMADU, BEKASI

A. PENDAHULUAN
Setiap manusia lahir kedunia dalam keadaan seperti kertas kosong / fitrah, dalam perkembangannya manusia akan menghadapi berbagai hal dalam kehidupannya yaitu pengaruh dari lingkungan terdekat orangtua dan saudaranya yang tinggal dengannya. Dalam perkembangannya manusia banyak mengalami berbagai permasalahan yang harus dihadapi, dan orangtua merupakan peran yang sangat penting dalam kehidupan anak, kemudian baru sekolah, dan masyarakat.
Anak dalam perkembangnya membutuhkan peran orangtua, dan guru di sekolah. Jika orangtua dapat mengerti perkembangan anaknya, maka mereka akan memberikan pola asuh yang terbaik dan memberikan pendidikan yang terbaik disekolah. Anak di Indonesia masih banyak menggunakan system pendidikan metode menghafal, sehingga menuntut kinerja otak kiri, padahal seharusnya anak juga harus dibekali dengan kerja otak kanan.
Dalam pendidikan sekolah seharusnya anak dibekali kemampuan mengkoordinasikan otak kiri dan otak kanan, sehingga kemampuan mereka menjadi maksimal. Dalam membentuk kinerja otak kanan hanya sekolah alam yang dapat menerapkannya, sesuai dengan konsep multtiple intelegensi (kecerdasan majemuk).
Sekolah alam di Indonesia sudah banyak sekali yang muncul, maka kami selaku penerus bangsa ingin membuat suatu perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sekolah alam yang kami buat adalah Nature school of butterfly. Nama ini kami buat dengan arti sekolah yang nampak awalnya tidak dipandang oleh manusia menjadi sekolah dimasa depan yang sangat indah dan menawan jika dilihat oleh masyarakat.

B. PROFIL SEKOLAH
Nature School of Butterfly adalah salah satu sekolah alam yang ada di Bekasi. Nature School of Butterfly merupakan solusi alternative dari keprihatian sistem pendidikan yang ada saat ini.  Adapun konsep pendidikan di Nature School of Butterfly yaitu alam sebagai ruang belajar, alam sebagai media dan bahan mengajar, dan alam sebagai objek pembelajaran. Maka diharapkan dengan adanya Nature School of Butterfly dapat menjadi angin segar bagi para orang tua yang merasa jenuh dengan sistem pendidikan yang ada di sekolah-sekolah formal pada umumnya.
Kelebihan dari Nature School of Butterfly adalah :
• peserta didik tidak hanya terpaku pada teori saja, tetapi bisa mengalami langsung   pengetahuan yang dipelajari.
• Meninggalkan sistem belajar mengajar konvensional, yaitu guru menerangkan dan peserta didik mendapat pengetahuan hanya dengan mengandalkan buku panduan. 
• Ruang kelas terbuka atau tidak mengungkung anak di dalam 4 sisi dinding.  

C.  VISI
      Menjadi sekolah terdepan yang mencetak generasi rabbani dan pioneer

D. Misi
1.    Membentuk generasi pemimpin yang berkarakter islami
2.    Menghasilkan peserta didik yang mandiri
3.    Menghasilkan peserta didik yang memiliki jiwa enterpreneur
4.    Menciptakan peserta didik yang peduli terhadap lingkungan

E.  KRITERIA GURU
Guru atau tenaga pengajar di Nature School of Butterfly adalah para lulusan PTN atau PTS yang diharapkan memiliki wawasan pendidikan dan wawasan kemandirian yang bagus dan memadai. Sehingga diharapkan mampu mendukung dalam pelaksanaan pembelajaran di Nature School of Butterfly. Guru sekaligus sebagai fasilitator dan patner yang baik bagi anak didiknya. Adapaun kriteria spesifik guru di Nature School of Butterfly adalah :
1.    muslim / muslimah
2.    bisa dan dapat membaca al-qur’an dengan baik dan benar
3.    siap untuk belajar dan mengajar
4.    guru menjadi suri teladan bagi peserta didiknya
5.    mencintai dunia anak dan remaja
6.    bekerja keras, tanggung jawab, dan mampu bekerja baik secara tim maupun individu.
F. METODE PEMBELAJARAN
Dengan mengacu kepada pencapaian logika berfikir dengan baik, metode yang diterapkan adalah action learning. Hal ini dikembangkan melalui ceramah dan diskusi, pemecahan masalah terstruktur, adanya studi kasus dan presentasi. Metode belajarnya menggunakan lingkungan alam sekitar. Penggunaan lingkungan alam sekitar tidak hanya sebagai obyek observasi saja tetapi juga sebagai sarana dalam proses pembelajaran (learning experience).

G. KEGIATAN PENUNJANG
1.    Amphitheartre
Amphitheatre yang letaknya di tepi jurang yang menampilkan panorama sawah yang asri yang merupakan area berkreasi seluruh peserta didik di akhir pekan untu menampilkan kreasi dan bakat yang luar biasa.
     2.  Recylce Garden
Pemanfaatan barang-barang bekas sehingga memiliki nilai jual
     3.  Masjid
     4.  Outbond
Salah satu kegiatan outbond di Nature School of Butterfly ini rutin diberikan untuk semua peserta didik. Outbound bertujuan untuk pembentukan sikap kepemimpinan siswa (kepercayaan diri, kerja sama tim, dan lain-lain)
     5.  Berkebun & Berternak
Kegiatan kebun dan ternak dilakukan oleh semua peserta didik. Adapun jenis kegiatannya ditentukan sesuai sesuai dengan kelas peserta didik. Selain belajar mencintai lingkungan, kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai media pembelajaran untuk materi pelajaran lain secara terpadu.
6.  Market day
     Kegiatan ini merupakan ajang setiap sekolah untuk berjualan di sekolah alam. Setiap peserta didik akan terlibat mulai dari perencanaan, promosi hingga penjualan produk mereka. Hal ini membutuhkan kerjasama antara peserta didik di masing-masing kelas. Pada saat market day, orang tua dan masyarakat di undang untuk secara langsung melihat dan membeli dagangan peserta didik di sekolah alam

7. Outing
KegiaKegiatan ini merupakan kegiatan untuk memperdalam pembelajaran yang disampaikan di sekolah. Kegiatan ini dilakukan dengan mengunjungi tempat-tempat yang sesuai dengan tema pembelajaran peserta didik saat itu.
     8.  Ramadhan Camp dan I’tikaf       
Ramadhan camp merupakan kegiatan yang bernuansa Ramadhan. Salah satu bentuk kegiatannya adalah Ifthor. Peserta didik mulai kelas 3 hingga kelas 9 melanjutkan acara berbuka puasa dengan menginap di sekolah. Bersama-sama mereka melakukan sholat tarawih, tilawah Qur’an, kajian Islam, qiyamul lail dan sahur. Pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, peserta didik mulai kelas 4 hingga kelas 9 dikenakan dengan kegiatan I’tikaf kegiatan menginap diadakan selama dua hari semalam.

H. ANGGARAN DANA
No.
Jenis Perbelanjaan
Harga
1
2
3
4
5
6
7
Pembelian tanah 500m
Pembuatan rumah dan Saung, kamar mandi
Pemeliharaan rumah dan Saung 1 (tahun)
Biaya Operasional listrik,air (1 tahun)
Biaya gaji karyawan (1 tahun) 15 guru
Biaya alat tulis 1 tahun
Biaya perlengkapan 1 tahun
150.000.000
120.000.000
10.000.000
10.000.000
100.000.000
10.000.000
50.000.000
430.000.000

Sumber dana didapat dari pinjaman bank Jawa Barat menggunakan sertifikat tanah milik warisan orangtua dikampung 100 hektar.

* TAUSIYAH CINTA *


 
Published on Feb 12, 2014
Bersabarlah wahai rasa
yang kini masih memendam asa
ketika nafsu datang berkuasa
sirami ia dengan sejuknya puasa...

Bersabarlah duhai raga
dengan sabar yang tak terhingga
trus istiqomah dalam menjaga
yakin semua kan berbalas surga...

Bersabarlah duhai hati
yang kini masih terus menanti
yakin ada Allah yg slalu memerhati

Kelak setiap rindu kan terobati
setiap peluh akan terganti
Karena Janji-Nya telah pasti
tak pernah ingkar slalu ditepati

"Wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)"
(An-nuur: 26)

Minggu, 23 Februari 2014

EDUCATION To be NUMBER 1



EDUCATION To BE NUMBER 1

‘to be no 1’ ketika mendengar kalimat itu maka yang terlintas adalah tentang menjadi orang no. 1 di dalam sebuah organisasi, menjadi orang no 1 yang memiliki jabatan tertinggi, dll. Padahal berdasarkan pada firman Allah dalam QS. 3 : 110 bahwa :
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik

Yang disebut sebagai generasi no 1, yaitu :
1.  manusia yang menyuruh kepada yang ma’ruf
2. mencegah dari yang munkar
3. beriman kepada Allah
4. kebermanfaatan untuk sesama. Hal ini berdasarkan sabda Rosulullah, “sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk sesamanya”

Bagaimana untuk bisa menjadi ‘to be no 1’ ??
1.   Esakan Allah dan hanya Allah tempat bergantung. Jangan mempertuhankan manusia!
2.  Jadikan RasuLullah SAW. Sebagai teladan ideal dan ikuti pendapat atau saran terbaik
3.  Beramallah karena mengharap ridha Alah
4.  Selalu ingat mati dan Siap Mati Syahid.
5.  Menjaga Fitrah dan Berkerja / Berusaha sesuai Syakilah (Bakat / Talent)
6.  Berlaku ADIL karena Adil paling dekat dengan TAKWA.
7.  Jadilah DA’I yang menyeru kepada kebaikan…!

Ada apa dengan indonesia ??
INDONESIA negara yang luas, memiliki banyak sumber daya potensial, dan merupakan mayoritas (90%) muslim sekaligus negeri berpenduduk muslim terbanyak di dunia dan dominan otak kanan. Apakah sudah memiliki jiwa sebagai be number 1?? Marilah sejenak merenung kenyataan ini.
Pertanyaan Besar:
Kenapa negeri dengan potensi yang begitu besar namun kualitas bangsanya relatif kerdil?
Jawaban Tak Terbantahkan:
Ada yang salah dalam pola pendidikan / bersekolah dan pengembangan SDM bangsa ini!

Jika dibandingkan dengan negara lain semisal Singapore. Indonesia jauh tertinggal. Pendapatan kapita negara singapore 13 kali lipat dari Indonesia. Padahal singapore adalah negara yang miskin sumber daya alam, jumlah penduduknya tidak lebih banyak dari Indonesia. Tapi kenapa Indonesia, yang jauh lebih kaya SDA dan penduduk tidak bisa semaju Singapore?? Sedikit menjawab keresahan ini, Indonesia memang negara yang kaya akan SDA Tapi banyak penduduk Indonesia yang tidak bisa mengolahnya dengan baik. Hal ini dikarenakan, jiwa-jiwa yang tertanam oleh sebagian penduduk Indonesia adalah jiwa “followers” hanya sebagai pengikut. Jarang sekali, penduduk Indonesia yang memiliki jiwa visioner. Sehingga, ketika kekayaan melimpah alam ruah mereka tidak mengetahui kebermanfaatannya. Dan salah satu penyebab ketidaktahuan mereka ini adalah karena adanya kesalahan di dalam pola pendidikan/ bersekolah dan pengembangan SDM  yang ada di Indonesia.

CARUT MARUT Pola pendidikan di Indonesia :
1.  kurikulum sekolah yang pro kognitif. HARUSNYA Kurikulum sekolah pro akhlak dan bakat dan merupakan penstrukturan pengalaman peserta didik berinteraksi dengan lingkungannya,
2.  mutu pendidikan direpsentasikan dari hasil ujian nasional. Lantas bagaimana dengan anak-anak yang tinggal dipedalaman ??. HARUSNYA Mutu pendidikan ditentukan terutama oleh tenaga kependidikan baik guru / ustadz (pengajar) dan tenaga pendukung proses belajar mengajar di sekolah.
3.  Gedung dan alat peraga lebih penting daripada mutu guru dan metodologi belajar mengajar. HARUSNYA Mutu pendidikan juga ditentukan dari metodologi belajar mengajar yang terus menerus dikembangkan dan kondisi lansekap lahan sekolah
Lantas Apa Solusinya ??
Solusinya adalah dengan adanya TOTAL EDUCATION. 



Adapun penggunaan model kurikulum total education adalah :
v Akhlak & Leadership
v Bisnis & Life-Skills
v Seni & Kreativitas
v Lingkungan & Konservasi
v Logika & Pengetahuan

“bergurulah (bersekolah) sebelum mengajar dan tetaplah belajar setelah mengajar. Inilah karakter rabbaniy”

-semoga bermanfaat-